Senin, 23 April 2018

Strategi Layanan


Pengantar


Sasaran dari service strategy adalah cara agar dapat memberikan service yang lebih baik di bandingkan dengan kompetitor dengan mempertimpangkan aspek jangka panjang. Service strategy tidak hanya berkutat tentang strategy pelayanan saja, tetapi juga menempatkan service provider untuk jangka panjang, termasuk desain, pengembangan dan implementasi service manajemen sebagai pondasi aset strategi.

Tata kelola


Konsep dari tata kelola adalah menjadikan standar operasional dan manajemen untuk membangun organisasi yang sehat. Standar internasional untuk tata kelola it di kemukakan salah satunya oleh ISO/IEC 38500:2008 yang menyatakan bahwa tata kelola menyediakan sebuah kerangka kerja yang efektif untuk membatu mengerti dan memenuhi tugas masing – masing, kebijakan dan juga etika yang harus dipatuhi di dalam organisasi.
Resiko
Resiko dapat di definisikan juga sebagai sebuah kemungkinan dari suatu kejadian yang menyebabkan kerugian atau menghambat untuk mencapai tujuan.

Jenis Penyedia Layanan IT

  1. Penyedia layanan internal. Penyedia jenis ini merupakan penyedia skala kecil, tetapi unit penyedia ini biasanya di gabung dengan perusahaan atau departemen IT lainnya sebagai penyeimbang permintaan
  2. Unit penyedia layanan bersama. Penyedia jenis ini melayani dengan cakupan yang lebih luas lagi, pelayanan bersama yang biasa disediakan adalah bidang IT, keuangan dan SDM, dll
  3. Penyedia layanan eksternal. Jenis penyedia yang biasanya untuk kepentingan komersil atau bisnis

4 P Strategi

  • Strategi sebagai Perspective berhubungan dengan pandangan service provide untuk melakukan bisnis dengan konsumen.
  • Strategi sebagai Position menjelaskan tentang strategi service provider sebagai penyedia layanan IT untuk penawaran servicenya
  • Strategi sebagai Plan menjelaskan bagaimana service provider dapat bergerak maju kedepannya untuk mencapai tujuan dari service provider itu sendiri.
  • Strategi sebagai Pattern menjelaskan bagaimana cara service provider mempertahankan konsistensinya dalam mengambil keputusan

Manajemen layanan Sebagai Aset Strategis


ada 2 komponen dalam service strategy yang pertama untuk pengembangan strategi pelayanan kepada konsumen dan yang kedua untuk pengembangan service manajemen sebagai kompetensi untuk menyediakan service sebagai bagian strategi bisnis


Mengembangkan Strategy untuk Layanan Khusus

  • Memahami konsumen dan cara menyampaikan layanan kepada konsumen.
  • Memahami apa yang konsumen mau
  • Mendefinisikan batas terkecil untuk berhasil dalam pelayanan
  • Perngembangan yang spesifik di dasari oleh hasil yang di inginkan oleh konsumen

Aset Layanan


Dalam menyampaikan layanan, service provider menggunakan asetnya untuk menambahkan nilai kepada aset konsumen yang akan menggerakan nilai untuk organisasi
Aset yang di gunakan service provider dapat di definisikan sebagai ketentuan dari kapabilitas dan sumber daya.

Mengotomasikan Proses Pengelolaan

Otomasi proses pengelolaan adalah mengganti kerja manusia dengan sistem komputer dan perangkat lunak untuk menjalankan semua proses. Proses ini dapat diotomasi sepenuhnya dengan tidak mengandalkan manusia atau semi otomatis yang masih mengandalkan manusia pada tingkat pengambilan keputusan

Sumber
Buku IT SERVICE MANAGEMENT | A Guide for ITIL ; Foundation Exam Candidates | Second edition || Ernest Brewster , Richard Griffiths , Aidan Lawes dan John Sansbury

Selasa, 20 Maret 2018

Contoh Program Sederhana Biodata Pada C++


Pada kesempatan kali ini saya akan menjabarkan tentang program biodata pada c++, sebelumnya saya akan menjabarkan sedikit tentang c++. C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Bjarne Stroustrup, yang merupakan perkembangan dari bahasa c dikembangkan di bong labs (dennis ritchie) pada awal tahun 1970, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu b, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) bahasa pemrograman c menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, bjarne stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan c++ pada awal 1980. Nah tadi adalah sedikit tentang sejarah perkembangan c++ sekarang kita lanjut ke program biodata pada c++ berikut adalah syntax yang harus di ketik.

Software yang saya pakai untuk mengompile pada kesempatan kali ini adalah borland. nah langsung saja saya akan jelaskan satu persatu dari command diatas. Pertama – tama yang kita butuh kan adalah header yang digunakan untuk memanggil fungsi tertentu yang ada di c++. Salah satu contohnya yang kita pakai saat ini adalah iostream.h dan conio.h. iostream.h digunakan untuk memanggil fungsi cin dan cout, cin pada c++ digunakan untuk menginput nilai dari user di layar tampilan sedangkan cout digunakan untuk menampilkan kata atau variabel ke layar tampilan dan conio.h digunakan untuk memanggil fungsi clrscr yang digunakan untuk membersihkan layar tampilan dari sisa input, lalu untuk syntax header adalah #include <header>. Seperti yang bisa dilihat jadi kita mendifinisikan header kali ini sepert ini #include <iostream.h> dan #include <conio.h> lanjut ke bagian main program. Pertama – tama kita harus menggunakan syntax void main () { } dimana main program terletak di dalam { }. Program kali ini terbilang sederhana dan mudah karna hanya untuk menampilkan dan menginput nilai, lanjut pertama kali yang kita lakukan pada bagian main program adalah mendeklarasikan variabel yang akan dipakai, kali ini kita akan menggunakan 2 tipe data yaitu char yang digunakan untuk menyimpan inputan yang bernilai karakter dengan variabel nama, kelas dan npm dan int yang digunakan untuk menyimpan inputan yang bernilai bilangan bulat dengan variabel tl untuk meyimpan tanggal lahir dan umur untuk menyimpan penjumlahan dengan tanggal lahir yang telah di inputkan pada variabel tl. INGAT untuk pendeklarasian variabel char harus disertai panjangn variabel yang diletakan di dalam tanda [ ] setelah nama variabel, jika tidak panjang variabel hanya akan terdeklarasi sepanjang 1 karater dan langsung mengisi ke inputan selanjutnya jadi diingatkan untuk tidak lupa memberi panjang karakter dari variabel. Selanjutnya ada perintah clrscr yang digunakan untuk menghapus layar tampilan dari sisa output sebelumnya, lanjut ada perintah cout<<”Masukan Nama Anda “; yang berguna untuk menampilkan Masukan Nama Anda di layar tampilan, lalu sambung dengan perintah cin>>nama; yang berguna untuk menyimpan inputan user di variabel nama. Lakukan cara seperti diatas untuk menampilkan masukan NPM, Kelas dan tahun lahir dan simpan di variabel npm, kelas dan tl. Setelah itu kita gunakan perhitungan untuk memperkirakan umur user dari inputan tahun lahir dengan cara mengetik perintah seperti ini umur = 2018 – tl; dengan logika kita akan mengurangkan tahun sekarang dengan tahun lahir user. Lanjut kebagian tampilan akhir setelah kita memproses data yang di dapat dari inputan user. Bagian akhir ini akan menampilkan kata yang di tulis di dalam program di tambah inputan dari user kita ambil salah satu contohnya karena perintahnya relatif sama yang berubah hanya kalimat dan nama variabelnya saja berikut adalah syntaxnya cout<<”Nama Anda Adalah “<<nama<<endl; dari perintah tersebut dapat diartikan cetak Nama Anda Adalah beserta variabel nama dan langsung memberi spasi ke bawah. Perintah endl digunakan untuk memberikan spasi ke bawah atau enter langsung tanpa menunggu perintah dari user ulang syntax diatas untuk menampilkan NPM, Kelas dan umur Anda beserta variabel npm, kelas dan umur dan untuk di akhir program kita tambahkan perintah getch() untuk menahan tampilan layar agar layar tidak langsung tertutup setelah user selesai menginput nilai. Berikut adalah hasil running dari programnya


Senin, 19 Maret 2018

Manajemen Layanan


Apa Itu Manajemen layanan ?


Pada pembahasan kali kita akan membahas manajemen layanan. Menurut wikipedia manajemen layanan (ITSM) adalah suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi(TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan yang berfokus kepada  proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses. Dalam manajemen layanan juga dikenal ITIL (Information Technology Infrastructure Library) yaitu suatu teknik pengelolaan, pengembangan serta operasi teknologi informasi.

Kerangka ITIL


Pada 30 juni 2007, OGC menerbitkan versi ketiga ITIL yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:
  1. Service Strategy
  2. Service Design
  3. Service Transition
  4. Service Operation
  5. Continual Service Improvement
Dari kelima bagian itu service strategy merupakan inti dari siklus layanan ITIL.

Siklus Layanan ITIL


Kelima bagian ITIL di atas biasanya disebut juga sebagai bagian dari sebuah siklus jika dijabarkan adalah sebagai berikut

Service Strategy 


Service Strategy merupakan inti dari ITIL memberikan kepada kita panduan pengimplementasi manajemen layanan dengan memandang konsep manajemen layanan bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi, tetapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan.
Selain itu service strategy juga digunakan untuk menentukan sasaran atau tujuan bagi organisasi IT yang baru mau mengimplementasikan ITIL dan bagi organisasi yang sudah mengimplementasikan ITIL service strategy dapat digunakan untuk me review semua perangkat manajemen layanan yang ada di organisasinya. Dalam siklus ini juga ada proses – proses yang di lalui yaitu
  1. Service Portfolio Management
  2. Financial Management
  3. Demand Management

Service Design


Pada siklus ini layanan berbasis IT dirancang untuk memberikan manfaat bagi bidang – bidang bisnis pada layanan IT itu sendiri dan memberikan panduan kepada organisasi agar dapat merancang dan membangun serta dapat mengimplementasikan manajemen layanannya. Service design tidak hanya terbatas untuk merancang layanan IT saja tetapi juga bisa untuk meningkatkan layanan dan kinerja dari layanan itu sendiri. Proses-proses yang dicakup dalam service design yaitu:
  1. Service Catalog Management
  2. Service Level Management
  3. Supplier Management
  4. Capacity Management
  5. Availability Management
  6. IT Service Continuity Management
  7. Information Security Management

Service Transition


Siklus ini memberikan tata cara pengembangan layanan IT agar menjadi lebih baik dan kompatible dalam lingkup operasional. Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
  1. Transition Planning and Support
  2. Change Management
  3. Service Asset & Configuration Management
  4. Release & Deployment Management
  5. Service Validation
  6. Evaluation
  7. Knowledge Management

Service Operation


Pada service operation mencakup kegiatan operasional pengelolaan layanan IT yang di dalamnya terdapat cara pengelolaan yang efektif dan efisien untuk meningkatkan mutu kerja dan menjaga kestabilan operasional layanan IT. Proses-proses yang dicakup dalam service operation yaitu:
  1. Event Management
  2. Incident Management
  3. Problem Management
  4. Request Fulfillment
  5. Access Management

Continual Service Improvement


Tahap ini merupakan tahapan yang penting yaitu untuk menjaga dan memelihara kualitas layanan mulai dari pengopersianya hingga kedalam pengembangannya.

Jenis Penyedia Layanan IT


Disekitar kita banyak penyedia layanan yang ada, walaupun terlihat sama tetapi mereka mempunyai peranan masing – masing. Kita dapat mengelompokkannya menjadi 3 jenis yaitu;
  • Penyedia layanan internal. Penyedia jenis ini merupakan penyedia skala kecil, tetapi unit penyedia ini biasanya di gabung dengan perusahaan atau departemen IT lainnya sebagai penyeimbang
  • Unit penyedia layanan bersama. Penyedia jenis ini melayani dengan cakupan yang lebih luas lagi, pelayanan bersama yang biasa disediakan adalah bidang IT, keuangan dan SDM, dll
  • Penyedia layanan eksternal. Jenis penyedia yang biasanya untuk kepentingan komersil atau bisnis

4 P Strategi


Strategi sebagai Perspective

berhubungan dengan pandangan service provide untuk melakukan bisnis dengan konsumen.

Strategi sebagai Position

Menjelaskan tentang strategi service provider sebagai penyedia layanan IT untuk penawaran servicenya

Strategi sebagai Plan

Menjelaskan bagaimana service provider dapat bergerak maju kedepannya untuk mencapai tujuan dari service provider itu sendiri.

Strategi sebagai Pattern

Menjelaskan bagaimana cara service provider mempertahankan konsistensinya dalam mengambil keputusan

Manajemen Pelayanan Sebagai Aset Strategis

Awal dari peningkatan manajemen aset untuk memastikan manajemen yang mampu memberikan layanan yang berkualitas. Dibangun secara efektif dengan mengkombinasikan manajemen, keuangan, ekonomi, teknik dan praktek lainnya untuk aset tersebut.

Mengotomasikan Proses Pengelolaan

Otomasi proses pengelolaan adalah mengganti kerja manusia dengan sistem komputer dan perangkat lunak untuk menjalankan semua proses. Proses ini dapat diotomasi sepenuhnya dengan tidak mengandalkan manusia atau semi otomatis yang masih mengandalkan manusia pada tingkat pengambilan keputusan

Senin, 29 Januari 2018

Analisis SWOT Accurate 5


ACCURATE adalah Software Akuntansi yang dapat membantu pengusaha melakukan pencatatan pembukuan, transaksi penjualan, pembelian, inventory, dsb serta penyusunan laporan keuangan hanya dalam beberapa langkah mudah serta cepat dan akurat. Software accurate ada dalam bentuk paket modul lengkap siap pakai yang terdiri dari general ledger, cash/bank, inventory, purchase, sales, fixed asset, dan tersedia untuk varian project dan manufaktur, yang bisa diaplikasikan di berbagai jenis dan skalau usaha kecil menengah bagi perusahaan baik yang bergerak di bidang trading,distribusi, service, atau manufaktur dan lain sebagainya.
STRENGTH 
  • Sesuai PSAK dan Perpajakan Indonesia. Accurate dapat membantu membuatkan laporan keuangan Anda dan juga tentunya pajak.
  • Sudah teruji lebih dari 100.000 perusahaan yang menggunakan software akuntansi accurate selain itu accurate sudah ada dari tahun 1998 hingga sekarang
  • Tidak ada biaya maintenance software pembayaran pembelian software Accurate 5 adalah one time payment didepan, lisence program berlaku seumur hidup 
  • Database bisa dibuat sebanyak apapun, accurate dapat membuat laporan masing-masing usaha Anda. Satu lisence accurate dapat mengakses dan membuat database sebanyak apapun.

WEAKNESS 
  • Tidak bisa di custom karena software accurate adalah software paket. ACCURATE di buat sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan di Indonesia, sesuai dengan PSAK dan perpajakan.
  • Tidak mencakup seluruh operasional perusahaan.basic dari program ACCURATE adalah accounting software bukan oprasional software
  • Tidak mendapatkan training pembelian baru untuk menekan harga software

OPPORTUNITIES
  • Harga lebih ekonomis dibandingkan software akutansi lainnya
  • Dapat dipakai hampir di semua versi windows, baik dari xp maupun yang terbaru.
  • Fitur lengkap dan tidak dijual terpisah seperti kompetitor lain.

THREATS 
  • Banyaknya software kompetitor yang bermunculan dengan harga bersaing
  • Tidak adanya training pembelian baru dapat  menyebabkan user baru kebingunan dalam menggunakannya
https://accuratecloud.id/2017/02/22/kelebihan-dan-kekurangan-accurate-accounting-system/
https://accuratecloud.id/2016/10/22/perbedaan-accurate-dengan-software-akuntansi-lain/
https://accuratemysoftware.wordpress.com/2013/03/23/apa-itu-accurate-accounting-software/

SWOT / Analisis SWOT


Pengertian SWOT / Analisis SWOT

SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).

Analisis SWOT adalah analisis yang berdasarkan pada anggapan bahwa suatu strategi yang efektif berasal dari sumber daya internal (strength dan weakness) dan eksternal (opportunity dan threat). Keuntungan dari analisis SWOT adalah menghubungkan faktor internal dan eksternal untuk merangsang strategi baru, oleh karena itu perencanaan yang berdasarkan pada sumber daya dan kompetensi dapat memperkaya analisis SWOT dengan mengembangkan perspektif internal (Dyson, 2002).

Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, di mana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Manfaat Analisis SWOT

Metode analisis SWOT merupakan alat yang tepat untuk menemukan masalah dari 4 (empat) sisi yang berbeda, di mana aplikasinya adalah:
  1. Bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan dari sebuah peluang (opportunities) yang ada.
  2. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan.
  3. Bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada.
  4. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Dengan saling berhubungannya 4 faktor tersebut, maka membuat analisis ini memberikan kemudahan untuk mewujudkan visi dan misi suatu perusahaan.

Berdasarkan empat komponen dasar diatas, faktor analisis SWOT dapat dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor Internal (Strength dan Weakness)

  • Kelebihan atau kelemahan internal perusahaan atau organisasi
  • Keuangan atau Finansial
  • Sumber daya yang dimiliki
  • Pengalaman-pengalaman organisasi sebelumnya (baik yang berhasil maupun yang gagal)

Faktor Eksternal (Opportunities dan Threats)

  • Tren
  • Lingkungan
  • Budaya, ideologi, sosial politik, perekonomian
  • Perkembangan Teknologi
  • Sumber-sumber permodalan
  • Peraturan Pemerintah
  • Peristiwa-peristiwa yang terjadi


https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT
https://www.jurnal.id/id/blog/2017/manfaat-faktor-yang-memengaruhi-dan-contoh-analisis-swot
https://ekspektasia.com/contoh-analisis-swot/#Tujuan_Analisis_SWOT

Minggu, 17 Desember 2017

Internet of Things (IoT)


Definisi IoT

Internet of things  merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. 

Konsep dan Cara Kerja

Konsep IoT ini sebetulnya cukup sederhana dengan cara kerja mengacu pada 3 elemen utama pada arsitektur IoT, yakni Barang Fisik yang dilengkapi modul IoT, Perangkat Koneksi ke Internet seperti Modem atau Router Wireless dan Cloud Data Center tempat untuk menyimpan aplikasi beserta data base.
Seluruh penggunaan barang yang terhubung ke internet akan menyimpan data, data tersebut terkumpul sebagai ‘big data’ yang kemudian dapat di olah untuk di analisa baik oleh pemerintah, perusahaan, maupun negara asing untuk kemudian di manfaatkan bagi kepentingan masing-masing.
Manfaat dan Kelebihan IoT
Iot dalam penerapannya memiliki manfaat dan kelebihan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut
  • Peningkatan Keterlibatan Pelanggan - IoT sepenuhnya mengubah ini untuk mencapai keterlibatan yang lebih kaya dan lebih efektif dengan pemirsa.
  • Optimalisasi Teknologi - Teknologi dan data yang sama akan meningkatkan pengalaman pelanggan juga meningkatkan penggunaan perangkat, dan membantu perbaikan teknologi yang lebih maju. IoT membuka dunia data fungsional dan lapangan kritis.
  • Mengurangi Limbah - IoT membuat area perbaikan menjadi jelas. Analisis saat ini memberi kita wawasan yang dangkal, namun IoT menyediakan informasi dunia nyata yang mengarah pada pengelolaan sumber daya yang lebih efektif.
  • Enhanced Data Collection - Kumpulan data modern menderita keterbatasan dan disainnya untuk penggunaan pasif. IoT memecahnya dari ruang-ruang itu, dan menempatkannya persis di tempat manusia benar-benar ingin pergi untuk menganalisis dunia kita. Hal ini memungkinkan gambaran yang akurat tentang segala hal.


Contoh internet of things

Valour

Valour adalah Sepeda yang disandingkan dengan IoT. Vanhakws, perusahaan rintisan asal Toronto, Kanada, melihat ini sebagai peluang besar. Mereka merancang connected bicycle buat pengendara urban. Proyek Kickstarter ini memikat begitu banyak netizen hingga mendulang crowdfunding senilai US$ 820 ribu atau sekitar Rp 11,3 miliar.


Sepeda ini dilengkapi general positioning system atau GPS dan beragam sensor serta koneksi Wi-Fi dan Bluetooth untuk memudahkan berkomunikasi dengan ponsel atau jam pintar. 

Valour dapat mendeteksi kendaraan yang ada di blindspot pengendara untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan. Selain itu, setiap digunakan, sepeda ini akan merekam data perjalanan. Misalnya, apakah ada lubang pada rute yang dilewati. Pada sesi bersepeda berikutnya
OpenSprinkler

OpenSprinkler  adalah sistem yang mampu menyiram tanaman sesuai jadwal berdasarkan kondisi kelembapan tanah. Akibatnya, penggunaan air jadi lebih efisien. OpenSprinkler, yang dikembangkan oleh mantan editor Wired, Chris Anderson, dan Rui Wang ini, terhubung ke internet via Ethernet atau Wi-Fi.
Ninja Sphere
Ninja Sphere adalah Alat berupa hub yang dapat tersambung dengan bermacam sensor dan alat pintar buatan brand lain, seperti sensor suhu, sensor gerakan, lampu pintar, colokan pintar, dan banyak lagi.
Ninja Sphere, yang terhubung ke Internet lewat Wi-Fi ini, mampu menarik data dari sensor yang berada dalam jaringan rumah. Contohnya, suhu luar dan dalam ruangan. Ketika ada lonjakan suhu secara mendadak, Anda akan mendapat notifikasi via aplikasi ponsel. Anda pun dapat menghubungi tetangga atau pihak yang berkepentingan untuk melakukan pengecekan sebelum terlambat.



https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_untuk_Segala

Cloud Computing (Komputasi Awan)


Definisi Cloud Computing

Komputasi awan atau cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis internet.  teknologi ini menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing dipecah ke dalam 3 segmen : aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia. 

Manfaat Cloud Computing

Cloud computing memiliki maanfaat yang banyak untuk individu maupun bagi para pebisnis berikut adalah beberapa manfaat dari cloud computing

  1. Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat

Salah satu keunggulan teknologi cloud yaitu memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

      2. Keamanan Data

Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

       3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi

Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna  terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti
hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

       4. Investasi Jangka Panjang

Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.

Cara Kerja Sistem Cloud Computing

sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.

Model Cloud Computing

Setelah kita membahas cara kerja cloud computing sekarang kita beralih ke model cloud computing. Cloud computing di bedakan menjadi 3 kategori menurut model layanan, berikut penjelasannya.

  1. Software as a Service (SaaS)

SaaS dirancang untuk end user, unit ini memungkinan user mendapatkan fungsi bisnis. Vendor bertugas untuk mengelola aplikasi, data, runtimemiddleware, O/S, virtualization, server, storage dan networking. Aplikasi yang sudah disediakan vendor diberikan kepada beberapa user, biasanya menggunakan browser web atau program interface.
Karakteristik SaaS
  • Akses Web untuk perangkat lunak komersial
  • Software dikelola dari lokasi pusat
  • Software disampaikan dengan model "one to many"
  • Pengguna tidak diperlukan untuk menangani upgrade software dan patch
  • Application Programming Interfaces (API) memungkinkan untuk integrasi antara bagian yang berbeda dari perangkat lunak

     2. Platform as a Service (PaaS)

PaaS adalah seperangkat alat dan layanan yang dirancang untuk membuat coding dan menyebarkan aplikasi secara cepat dan efisien. Paas memungkinkan pembuatan aplikasi web dengan cepat dan mudah tanpa kompleksitas, membeli dan memelihara software dan
infrastruktur di bawahnya. Pengguna hanya perlu mengelola data dan aplikasi yang dirancang.
Karakteristik PaaS
  • Layanan untuk mengembangkan, menguji, menyebarkan, hosting dan memelihara aplikasi dalam lingkungan pengembangan terpadu yang sama. Semua variasi layanan diperlukan untuk memenuhi proses pengembangan aplikasi.
  • Web berbasis user tool creation interface membantu untuk membuat, memodifikasi, menguji dan menggunakan skenario UI yang berbeda.
  • Arsitektur multi-tenant dimana beberapa user secara bersamaan dapat memanfaatkan pengembangan aplikasi yang sama.


     3. Infrastructure as a Service (IaaS)

IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumberdaya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center secara pay-per-use.
Karakteristik IaaS
  • Sumber daya yang didistribusikan sebagai layanan
  • Memungkinkan untuk skala dinamis
  • Memiliki biaya variabel, penetapan harga sesuai penggunaan
  • Umumnya terdapat beberapa pengguna pada satu bagian dari hardware


Contoh cloud computing
Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan secara online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.


Windows Azure
Windows Azure adalah sistem operasi yang berbasis komputasi awan, dibuat oleh Microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers. Windows Azure yang mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010.


Amazon Web Service
Amazon  Web Service (AWS) merupakan salah satu layanan Platform as service (PaaS) yang dibuat oleh perusahaan Amazon. Dengan menggunakan AWS kita dapat mengembangkan aplikasi dengan mengaktifkan middleware ataupun aplikasi yang dibutuhkan.


https://bfl-definisi.blogspot.co.id/2017/05/pengertian-manfaat-jenis-contoh-cloud-computing.html
http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
http://www.erudeye.id/blog/perbedaan-saas-paas-dan-iaas/
https://www.networkworld.com/article/2212919/tech-primers/the-key-concepts-of-cloud-computing.html

http://whatiscloud.com/basic_concepts_and_terminology/cloud